Tampilkan postingan dengan label pulsar bajaj. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pulsar bajaj. Tampilkan semua postingan

Sulitkah mendapatkan spare part bajaj pulsar anda?

Sulitkah mendapatkan spare part bajaj pulsar anda? 

Akhir akhir ini banyak juga para pelanggan bajaj pulsar yang mengeluhkan beberapa spare part bajaj pulsar yang langka. Kelangkaan yang sempat melanda di bulan oktober 2013 adalah hilangnya rantai keteng p135 dari peredaran karena habisnya stock yang ada. Namun syukur persediaan rantai ketemg p135 telah normal kembali
rantai kamrat

Yang sekarang terjadi adalah kelangkaan stang seher P135 alias connecting rod pulsar 135. Banyak pelanggan menanyakan akan ketersediaan part ini, namun stock sampai dengan 26 November 2013 masih kosong. Mudah mudahan dalam waktu dekat ini ketersediaan stang seher dapat dipenuhi.

Bajaj pulsar merupakan motor dengan rasa kawasaki dimana dengan harga murah anda dapat memilikinya. Namun sangat disayangkan dukungan bajaj pulsar terhadap produk produknya minim.

Bagi para pulsarian yang menginginkan spare part bajaj pulsar, bisa menghubungi nomer toko kami dan menanyakan ketersediaan suku cadang bajaj pulsar terkini. Kami juga mohon maaf apabila ada beberapa spare part pulsar yang anda cari kosong dan mohon bersabar sampai toko kami menstock kembali

Kami telah melayani spare part bajaj 3 roda sejak 1999 dan mulai melayani penjualan spare part pulsar sejak 2010. Kami percaya hubungan anda dengan kami akan terus terjalin untuk memastikan spare part bajaj pulsar anda tersedia dan anda bebas akan rasa kuatir akan sepeda motor bajaj pulsar kesayangan anda

Spare Part Bajaj Pulsar Info Bulan Oktober ~ November 2013

Spare part Bajaj Pulsar  kondisi untuk bulan oktober dan November 2013 sedikit mengalami beberapa kekurangan akibat dari supply yang terbatas dari pihak BAI. Tapi kami dari toko online spare part pulsar akan terus senantiasa berkomitmen dalam menyuplai kebutuhan spare part bajaj untuk para pengguna pulsar dan komunitas pulsarian.

spare part pulsar


Beberapa part yang mengalami stock berkurang adalah untuk Pulsar 135 dimana supply terbatas dari BAI sebagai supplier resmi untuk spare part suku cadang pulsar. Beberapa part yang mengalami kekurangan adalah rantai keteng 135 dimana permintaan part ini sangat banyak diluar antisipasi

Untuk para pelanggan setia kami untuk selalu mengupdate informasi untuk ketersediaan spare part pulsar 135, pulsar 180 ug3 atau ug4, pulsar 200, pulsar 220 agar menghubungi kami di nomer 085-885-256742 untuk mendapatkan update yang terkini mengenai status stock dari spare part pulsar kami

Kami senantiasa bersama Pulsarian dan toko kami telah melayani para pengguna Bajaj roda 3 dan kini Bajaj Pulsar sejak 1999 dan kami percaya kedepannya kami akan terus melayani anda

Sejarah Bajaj Pulsar

Sejarah Bajaj Pulsar. Bajaj Pulsar adalah merk sepeda motor yg dimiliki oleh Bajaj Auto di India. Bajaj roda dua, dikembangkan oleh divisi pengembangan produk dari Bajaj Auto, yang bekerjasama dengan desainer motor Glynn Kerr Tokyo R&D. Terdapat beberapa varian Bajaj, yakni 125cc, 135cc, 150cc, 180cc, 200cc dan 220cc. Untuk 125cc dan 200cc sudah discontinued. Penjualan Pulsar sebesar 40.000 unit di bulan Juni 2009, menjadikannya raja di kelas 150cc di India dengan persentase sebesar 43%.

Sejarah Bajaj Pulsar
Sebelum kehadiran Pulsar, market pasar motor-motor di India yaitu mengarah ke hal irit & kapasitas mesin yg kecil (yg membentuk kelas 80-125cc di India). Mesin yg lebih besar dengan kapasitas yg besar, tidak muncul disini (kecuali merk Enfield Bullet). Peluncuran yg sukses dari Hero Honda CBZ tahun 1999, menunjukkan adanya respon rakyat thdp motor yg memiliki performa bagus.

Bajaj kemudian meluncurkan Pulsar Twins di India pada tanggal 24 November 2001. Sejak saat ini, kawula muda India mulai berharap motor murah namun memiliki power besar & fitur lainnya. Proyek ini menghadapi masalah internal, pemesanan oleh Mckinsey dan keraguan akan efek motor baru Bajaj, karna Bajaj memiliki hubungan dgn Kawasaki. Proyek ini memerlukan waktu sekitar 36 bulan dan biaya sekitar 1 milliar Rs (1 rupee = Rp 195,315)

Evolusi
2001
Pulsar pertama memiliki mesin dgn kapasitas 150cc, pendingin udara, 1 silinder, bahan bakar bensin, 4 tak, tenaga max 12 bhp. Businya 1, dual sokbreker, karburator, lampu depan bulat dan wheel base 1265 mm. Rem cakram depan sebagai kelengkapan standar , merupakan sesuatu yg baru pada motor2 di India di awal thn 2000.
Versi mesin 180 cc, memiliki tenaga 15 bhp dan memiliki klakson ganda. Starter elektrik menjadi parts pilihan pada kedua model.


2003
Generasi pulsar kedua, barulah memiliki teknologi busi dobel, yang menaikkan tenaga motor sekitar 1 bhp tapi menghemat konsumsi BBM. Model tahun ini juga memiliki model lampu depan baru, wheel base 1320 mm, klakson ganda dan trip-meter.



2005
Pulsar baru diluncurkan tahun ini. pelek menjadi 17 inci  sehingga jarak ke tanah turun sekitar 12 mm. Hal ini (pelek 17 inci untuk pelek belakang) adalah hal yg pertama di motor2 India. Tangki juga mampu menampung BBM menjadi 15 liter. power pun nauk menjadi 13,5 bhp (10.1 kW) @ 8500 rpm utk 150 cc dan 16.5 bhp (12.3 kW) @ 8500 rpm utk 180 cc. Hal baru lainnya, sokbreker belakang diisi Nitrox.

2006
Pulsar baru diluncurkan. Lampu senja dipisahkan dari lampu utama, lampu sein dgn kaca bening, lampu sein yg mati sendiri, LCD screen digital pada speedo, sensor kecepatan tanpa kabel (pake magnet kali yah), lampu LED pada handle, lampu rem LED kembar, panel samping yg diperuncing bentuknya. mesin naik torsinya, pengurangan vibrasi dan pembenahan di bagian penggantian gigi. Pada 150cc, sistem ganti gigi dirubah, 1 turun dan 4 naik.


2007
Kemuculan Bajaj Pulsar 220 DTS-Fi

Juli 2007, Bajaj mulai memasarkan P220 DTS-Fi dan P200 DTS-i. Fiturnya, memiliki oil cooler dan injeksi. model P220, sama sekali baru untuk pasar motor di India, yaitu cakram belakang, sistem injeksi, dan setang jepit. (P200 masih stang non jepit)


2009
Tahun ini P180 UG4 dan P150 UG4 (upgrade ke-4) keluar bulan April 2009.
untuk P150, memiliki warna baru yaitu all black, kuping tangki yg mirip dgn P200, desain logo Pulsar 3D, dan kelistrikan full DC. Power pun naik ke 14,09 bhp. Fitur lainnya, lampu yg mati sendiri ketika mesin menyala beberapa detik(utk melindungi aki), lampu sein yg mati sendiri, peringatan standar samping, trip meter, indikator peringatan bensin sedikit lagi (juga kalo mesin digeber2 melebihi sekian rpm) dan indikator aki lemah.

sedangkan P180, upgradenya antara lain ban tubless lebar, jok terpisah, kuping tangki, logo pulsar 3D, stang jepit, swing arm milik P200 dan sok depan lebih besar dari P200. powernya pun naik jadi 17 PS. Munculnya P220 versi karburator di Juni 2009 dgn slogan "the fastest bike in India". berita buruk, yaitu penghentian produksi dari P200 pada Juli 2009

Terakhir, Bajaj menghadirkan motor baru, Pulsar 135LS. motor ini adalah yg pertama di India, yg memiliki 4 katup dobel busi. 4 katupnya, lebih kecil dari pulsar yg memiliki 2 katup. Desain bodi lebih stylish. konsumsi bensin tercatat 68,5 kilometer per liter dan beratnya hanya 122 kg.


2010
Tahun ini, keluar versi UG 4.5 dari P150. fiturnya? stang jepit seperti P135, serta kenaikan tenaga menjadi 15,06 bhp. Versi telanjang P220 juga keluar di tahun ini dgn nama Pulsar 220 S (Street Fighter), dimana lampu depannya menjadi sama dengan P180 / P150. Pulsar 220 lama (half fairing) kemudian dinamai P 220 F.

Spesifikasi Keluarga Pulsar





Apakah dengan menggulung ulang spul pulsar dapat menurunkan torsi/power?

Ada pertanyaan dari teman mengenai spul pulsar Apakah dengan menggulung ulang spul pulsar dapat menurunkan torsi/power?

Jawabannya adalah sebagai berikut:
kalo pertanyaannya apa ada penurunan, jawabnya pasti ada!
tapi signifikan ga? ato negligible? nah ini kudu diliat case per case. Tapi umumnya kalo motor udah menggelinding (rpm >3000), bisa diabaikan penurunan dayanya.
kita ambil sample saat rpm 6000, maka daya yang dibangkitkan pada kruk-as adalah 21.5HP (21.5 x 746 = 16039W)
maka katakan udah dimodif pake spul+kiprok p220, pada beban kelistrikan maksimum yang berkisar 140W, bisa dibilang ga berasa, alias penurunan tenaganya hanya 0.8% dari total daya yang dibangkitkan.

sedangkan saya punya pengalaman dulu pake wekwek Vega, saat mesin idle, lalu ane nyalakan switch lampu, maka akan terdengar perbedaan suara mesin, yang artinya beban tersebut terasa oleh mesin.
berhubung saya ga nemu gambar dyno vega yg apik, cuman bisa nongolin ini:

okeh, katakan mesin idle 2dk (2 x 746 = 1492W) dengan beban kelistrikan (35+25+5+5+5=75W) maka daya mesin berkurang 5%nya.
angka 2dk ane sepenuhnya ngawur, tp untuk gambaran, daya mesin berkurang 5%, kemungkinan memang bisa disensing oleh indera manusia perubahan putaran mesinnya.
Nah muntjul pertanyaan baru,
kenapa bisa berkurang? padahal kan tuh magnet muter2 ajah? magnet kan ga diganti lebi berat? magnet kan ga nempel kemanamana?

Maka kita sebelumnya harus belajar yang namanya reaksi jangkar (armature reaction).
Sebelumnya lagi kita harus tau prinsip kerja pembangkitan listrik

1. Pembangkitan Listrik
Adanya fluks magnet yg memotong penghantar dan memiliki perubahan, akan menimbulkan GGL(tegangan) pada ujung2 penghantar. Dan jika ujung2nya disambung, akan timbul arus.





dalam hal pitmotor, fluks magnet dari magnet, yang mengenai spul akan berubah2 karena magnet yg berputar seiring putaran kruk-as. Makin cepat perubahan fluks(=makin tinggi rpm motor) yg dikenai ke spul, makin besar GGL yang dibangkitkan.

2. reaksi jangkar
Nah karena ujung spul terhubung ke beban (dalam hal ini kiprok sebagai calonya si beban) maka ada arus yg mengalir di lilitan spul itu kan?
Nah sekarang kembali ke basic, jika ada penghantar dilalui arus, maka akan timbul medan magnet di sekelilingnya. Apalagi berbentuk lilitan, maka semakin besar medan magnet yg terbentuk.

Naah, medan magnet ini akan berlawanan/menentang medan magnet dari magnet di rotor, sehingga otomatis resultan medan magnet akan berkurang. Saat resultan medan magnet mengecil(demagnetisasi), maka kapasitas pembangkitan akan menuju titik jenuh. DIsini jugalah tenaga maksimum yang diambil dari kruk as yg dibutuhkna magnet untuk melawan reaksi jangkar. Inilah yang sering kita bicarakan sebagai kemampuan maksimal dari kelistrikan suatu alternator. (say p220~max 140W)

Nah ada beberapa motor yg kelistrikannya LEMON  memiliki magnet yg lemah (say athlete) sehingga hanya dalam sekian kecil ampere arus di spul, resultan medan magnet sudah mendekati nol sehingga ya cuman segitulah mampunya
Dan, walau kita upgrade kawat lebih tebal sekalipun, kalau titik maxnya cuman segitu ampere, ya k3ga ngaruh.
Upgrade kawat spul, sebenarnya hanyalah memaksimalkan kemampuan magnet yang tersembunyi. Alhamdulillah, magnet pulsar ternyata masih memiliki kemampuan tersembunyi, itu dibuktikan oleh soehoe Goen, yagn upgrade dari stdnya (0.8?) ke 1.2mm, ternyata magnet masih mampu menginduksi spul. Jadi yang terbaik adalah, memiliki kawat spul dengan kapasitas hantar arus (KHA=Ampacity) yang akan menghasilkan medan magnet pada kumparan, yg mendekati nilai dari medan magnet dari magnet yg terpasang

Sebenarnya nilai ini dapat dihitung, namun karena konfigurasi magnet + spul yang unik (di sepeda motor) maka cara ini menurut ane tidak feasible karena nantinya akan banyak variabel yang harus dimasukkan dalam perhitungan.
Cara paling gampang ya trial dan error menggunakan berbagai macam ukuran kawat hingga dicapai arus maksimum di spul. SO, kalo ane boleh menambahkan, selain masalah konstruksi seperti yg dijelaskan soehoe Goen, kemampuan magnet juga harus dipertimbangkan dalam pemilihan kawat spul.
Kalo boleh saya bilang, kalopun bisa dipasang, terlalu tebal kawat juga akan useless

Apakah Keunggulan dari Pulsar 220?

Desain Fairing yang Agresif
Mesin DTS-i 220
Rem Cakram Depan Belakang

MESIN 4 Tak DTS-i dengan Pendingin Oli, 220cc, Tenaga Max : 21,04HP - 8500rpm, Torsi Max : 19,12Nm - 7000rpm SUSPENSI Depan Teleskopik 130mm, Belakang NitroX BAN Depan 90/90 - 17 Tubeless, Belakang 120/80 - 17 Tubeless TANGKI 15 liter ELEKTRIKAL 12V Full DC REM Depan Cakram 260mm, Belakang Cakram 230mm

bajaj 200 3busi?
Pabrikan Bajaj akhirnya memperkenalkan generasi terbaru dari Pulsar. Bajaj Pulsar 200 NS akan melengkapi varian Pulsar yang telah ada dipasaran diantaranya Pulsar 135cc, 150cc, 180cc dan 220cc. Namun peluncuran secara resminya baru akan dilakukan pada April mendatang beserta rincian harganya.

Model anyar ini hadir dengan tampilan yang benar-benar baru. Tidak hanya dari sisi desain, teknologi yang dianut pun sama sekali baru. Sebab Pulsar 200 NS ini menganut tiga busi sekaligus. Dengan teknologi ini maka pembakaran akan lebih sempurna dan mampu menekan konsumsi bahan bakar sehingga emisi gas buang yang dihasilkan pun sedikit.

Pulsar 200 NS dipersenjatai mesin SOHC 4-Valve Triple Spark berpendingin cairan dengan kapasitas 199,5cc yang dikawinkan transmisi enam percepatan. Tenaga yang dapat dihasilkan mesin ini mencapai 23,5 bhp pada putaran 9.500 rpm dengan torsi maksimum 18,3 Nm pada 8.000 rpm.

Motor dengan bobot motor 145 kg dan kapasitas tangki 12 liter ini mampu berlari dari posisi diam hingga 100 kmh hanya membutuhkan waktu 9,8 detik. Sementara kecepatan maksimumnya mencapai 136 kmh.

Dari segi tampilan, Pulsar 200 NS lebih terlihat berkarakter. Sangat tepat dengan tagline yang dianut Bajaj Indonesia yaitu "Bajaj Pulsar, Pasti Lelaki". Garis-garis tegas dan sudut-sudut yang lancip pada body membuat tampilannya kian agresif nan sporty.

Desain batok kepala Pulsar 200 NS juga nampak lebih futuristik dan modern. Perubahan yang cukup signifikan ini akan menjadi daya tarik tersendiri untuk meningkatkan sektor penjualan.

Kaki-kaki juga menjadi salah satu fokus utama ubahan pada Pulsar 200 NS. Jika model sebelumnya masih menggunakan shock belakang ganda kini Pulsar 200 NS telah mengadopsi Nitrox monoshock.

Selain itu velg alloy dengan desain terbaru juga menghiasi sektor kaki-kaki lengkap dengan rem cakram berukuran 280 mm di depan dan 230 mm di belakang. Tampilan semakin gahar dengan knalpot yang ditempatkan di bagian tengah.

Macam Macam Tool Kits Bajaj Pulsar

Kenali Tools Kit Bajaj Pulsar, Jangan Bingung Karena Bentuk Beda



Jakarta - Sudah pernah lihat tools kit bawaan Bajaj Pulsar? Itu loh kunci-kunci standar yang dibekali dari pabrikannya. Nah, ternyata banyak yang bingung dengan fungsinya, maklum bentuknya sedikit berbeda.

Tools kit pada Pulsar 180 dan 135 ini terdiri dari 5 item. Obeng dua muka plus-minus, kunci busi, dua kunci gabungan pas dan ring serta sebuah gagang sambungan.

Kalau obeng sih, sama saja dengan tools kita pada sepeda motor kebanyakan. Sedang kunci businya sedikit berbeda, bentuknya lebih kecil sehingga bisa untuk melepas dan memasang busi Pulsar yang terletak di sebelah kiri.

Pulsar mengadopsi teknologi DTSi Digital Twin Spark Ignition, di kepala silindernya ada dua busi. Letaknya di sisi kanan dan kiri. Yang ada di kiri posisinya lebih menjorok ke dalam dan hanya bisa dibuka dengan kunci busi yang diameternya tidak terlalu besar (gb.1).

Nah, sekarang tinggal yang bikin bingung. Yaitu dua buah kunci pas. "Kunci pasnya memang sedikit berbeda bentuknya, meski begitu fungsinya sama saja," jelas Dika Purbaya Kusama, mekanik bengkel Bajaj, Plaza Motorsport.


Menurut mekanik yang bengkelnya mangkal di kawasan Jl Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini, kunci yang ukurannya besar fungsinya sebagai kunci ring 17 dan kunci pas 10.

"Kunci ring 17 bisa dipakai untuk melepas as roda hingga mengencangkan komstir (gb.3). Kenapa bentuknya kunci ring, pastinya agar tidak mudah lepas saat digunakan karena baut yang akan dikencangkan lebih keras," jelasnya.

Sedang kunci pas 10 bisa dipakai untuk melakukan setting kabel kopling (gb.2). Dan, kunci yang satu lagi adalah kunci ring 14 dan pas 12.


"Selain bisa dipakai untuk membantu menahan baut as roda saat dibuka (gb.4), kunci ring 14 ini bisa digunakan juga sebagai sambungan kunci busi. Jadinya buka busi lebih ringan," ungkap penyuka turing ini.

Sedang satu lagi adalah batang sambungan untuk memperpanjang kunci ring 17 atau 14. Jadi saat mengencangkan baut roda atau melakukan setel rantai bisa lebih ringan.

Test Jarak Jauh New Bajaj Bike:Pulsar 200NS

Menueut Xbhp, Pulsar 200NS nggak mengalami stress mesin (gejala mesin abnormal)bahkan ketika digeber konstan di kecepatan 115 km/jam dimana kecepatan mesin 7500 rpm, Akselerasi Overtaking nya cepat, cuma CBR 250R dan KTM 200 doang yang bisa mengalahannya . . . weww, digunakan nonstop ride lama dan bahkan dengan kondisi temperatur lingkungan 44 derajad celcius tetep smooth dan nggak ada gejala power-drop . . . walaupun masih lebih galak KTM 200, namuan nafas mesin dalam hal ini limiter-rpmnya lebih tinggi dari KTM 200. ketika dipakai geber geberan Pulsar 200NS bisa tembus konsumsi bahan bakar 30-35 km/liter sedangkan jika dibawa smooth bisa mencapai 35-40 km/liter . . . secara umum XBHP menilai baik ergonomi, handling memang beda dari Klan Pulsar sebelumnya mix antara Pulsar 220, CBR 250 dan KTM 200 dengan setang jepit yang dimensinya lebih lebar . . . performanya lebih superior dibanding Pulsar 220.

menurut X-Bhp, Suspensi dari Pulsar 200NS ini nggak terlalu soft sehingga membuat cornering menjadi lebih mantab tanpa ada gejjala membuang/ rebound yang berlebih, cmiiw. Joknya yang lebar memberi keleluasaan nyemplak. Menurut X-Bhp Pengereman dari Pulsar 200NS ini pun cukup baik bro baik depan maupun belakang, handle grip lebih lebih lembut dibanding generasi pulsar sebelumnya, rantai yang nggak gampang kendor setelah dipakai lebih da ri 4 ribu km riding . . . dan yang cukup penting adalah gimana sebaran performa top speednya di tiap rpm . . menurut X-bhp . . .

1st gear – 51 km/jam
2nd gear – 71 km/jam
3rd gear – 93 km/jam
4th gear – 114 km/jam
5th gear – 132 km/jam
Top speed – 149 km/jam

semua itu pengukuran On SPeedo yang biasanya di motor jepang lebih besar dibanding pengukuran GPS, kalo di Pulsar 200NS ini entahlah, tapi menarik untuk diketahui nanti . .. tapi top speed 149 km/jam mah dah cukup kenceng deh, cessss . . . . lumayan buat modal turing.

Namun tetep ada catatan kekurangannya nih motor menurut X-Bhp . . . yakni: Suara Klakson yang kurang kenceng, FlyScreen/windshield yang kecil membuat riding pada cuaca ber angin menjadi sedikit mengalami hambatan karena sebagian besar angin menerpa tubuh rider. Ban Bawaan P200NS (MRF ya kalo nggak salah) nya masih kurang baik menurut xbhp . . . yah, sama lah sama beberapa testimoni rider Pulsar lainnya . .. Lalu Seat Heightnya yang lumayan menyulitkan bagi orang yang mungil . .. kayaknya tmcblog kembali butuh dingklik kalo naik motor ini . . . Menurut X-Bhp stabilistas saat ngelaju di jalur lurus (straight) pada kecepatan setelah 120 km/jam masih kalah dibanding Pulsar 220

Tips Pemasangan Spion Ninja 250 ke Pulsar 220

Tips Pemasangan Spion Ninja 250 ke Pulsar 220

untuk sekarang uda bisa kok... untuk pasang spion dudukannya sedikit lebih lebar dari dudukan asli pusar... jadi harus dikikir sedikit... kalo dirumah saya pake bor... pasang mata bor paling kecil habis itu kikis sedikit...
setelah dudukannya cocok... baut dari pulsar ga bisa dipake... jadi saya keluar beli ring dan mur yang cocok dengan bautnya... trus ulir yang kepanjangan saya potong dikit pake gergaji besi jadi ga usa ganjel2 lagi... dudukannya jadi pas...

nah sayangnya spionnya bisa kelipet sendiri karena kendor... jadi saya beli lagi baut "L" yang cocok dan ganti baut "L"nya... karena baut L asli tengah2nya ga ada ulir jadi ga bisa kencengin... setelah ganti baut dan kencengin spion uda ga nekuk lagi...

jadi tadi pulang kantor saya hunting baut L sekitaran cengkareng... harganya 2k aja hohoho

sekarang uda fit sih... dan not look so bad ^^ minusnya saya jadi mikir 2 kali kalo mau hajar spion angkot hahahaha\

penampakannya?? monggo ^^



nah ini ulir yang berlebihan saya potong jadi ga usa ganjel2 lagi... kalo ganjel keliatannya jelek





nah baut L yang buad engsel spionnya saya ganti yang ulir penuh dan saya kencengin... jadi spionnya ga nutup sendiri kalo lagi kenceng...



nah mantap dan rapih...
memang proses pasangnya agak susah soalnya dudukan spionnya kurang lebar dikit... jadi harus korbanin bodu firing sedikit dikikir dan dudukan besi spion sedikit dikikir juga...
tapi kalo rapih bekasnya ga adakan keliatan... dan plusnya... kalo mau balik spion lama tetep bisa dipakai